pantai pandawa


Solo Traveling ke Pantai Pandawa Bali

Setelah menjelajahi Pantai Pererenan, perjalanan solo traveling saya di Bali kembali berlanjut. Kali ini saya kembali bergerak menuju Bali Selatan, tepatnya ke Pantai Pandawa.

Perjalanan menuju Pandawa terasa cukup berbeda. Saya kembali melewati jalan-jalan Bali yang semakin lama semakin mendekati kawasan perbukitan. Jalan yang berkelok dan pemandangan di sepanjang perjalanan membuat rasa penasaran saya semakin besar.

Pantai Pandawa memang dikenal memiliki akses yang unik. Untuk menuju pantai, saya harus melewati jalan yang diapit tebing-tebing kapur tinggi. Dari kejauhan, tebing tersebut sudah terlihat megah dan membuat perjalanan menuju pantai terasa seperti memasuki sebuah tempat tersembunyi.

Begitu sampai di kawasan tebing, saya memperlambat kendaraan.

Di sepanjang dinding batu terlihat patung-patung besar yang menjadi salah satu ciri khas Pantai Pandawa. Ukiran dan patung tersebut berdiri di dalam ceruk-ceruk tebing, memberikan kesan yang sangat berbeda dibandingkan pantai-pantai yang sebelumnya saya kunjungi.

Saya berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan dan mengambil beberapa foto.

Setelah melewati kawasan tebing, akhirnya laut mulai terlihat.

Dan ketika Pantai Pandawa terbuka di depan mata, saya langsung merasa perjalanan tadi terbayar.

Hamparan pasir putih membentang di depan saya. Air laut terlihat biru dan jernih, sementara tebing-tebing kapur berdiri megah di belakang pantai.

Saya kemudian berjalan menuju bibir pantai.

Setelah beberapa hari menjelajahi berbagai tempat di Bali, rasanya menyenangkan kembali bertemu dengan pantai yang memiliki karakter berbeda.

Saya berjalan seorang diri menyusuri pasir sambil sesekali berhenti mengambil foto dan video.

Ombak datang perlahan menuju tepian. Angin laut terasa cukup nyaman dan suasana di sekitar pantai membuat saya ingin duduk lebih lama.

Saya kemudian memilih sebuah tempat untuk beristirahat.

Duduk sendirian sambil memandang laut ternyata memberikan ketenangan tersendiri. Tidak ada yang perlu dibicarakan, tidak ada jadwal yang harus dikejar. Saya hanya menikmati apa yang ada di depan mata.

Sesekali saya melihat wisatawan bermain di air dan menikmati suasana pantai. Beberapa orang juga terlihat mengabadikan momen dengan latar belakang tebing dan laut biru.

Saya kembali mengeluarkan kamera.

Bagi saya, perjalanan seperti ini bukan hanya tentang mengunjungi sebuah tempat, tetapi juga tentang menyimpan cerita dalam bentuk foto dan video agar suatu hari nanti bisa dilihat kembali.

Semakin lama berada di Pandawa, saya semakin menikmati suasananya.

Saya kembali teringat bagaimana perjalanan ke Bali ini sebenarnya tidak pernah direncanakan secara matang.

Saya hanya berangkat seorang diri.

Kemudian perjalanan membawa saya dari satu tempat ke tempat lainnya.

Monkey Forest.

Pantai Melasti.

Nuanu Creative City.

Sanur.

Virgin Beach.

Belig Stine Beach.

Legian Beach.

Amed.

Pantai Petitenget.

Pantai Berawa.

Pantai Kuta.

Pantai Pererenan.

Dan sekarang Pantai Pandawa.

Begitu banyak tempat sudah saya lewati, tetapi rasanya perjalanan ini masih belum selesai.

Menjelang sore, cahaya matahari mulai berubah menjadi lebih hangat. Saya kembali berjalan menyusuri pantai untuk menikmati suasana terakhir sebelum meninggalkan Pandawa.

Saya sempat berhenti dan melihat kembali tebing-tebing tinggi yang mengelilingi pantai.

Tempat ini mengingatkan saya bahwa Bali bukan hanya tentang pantai dan laut.

Ada tebing, budaya, jalanan, desa, hutan, dan begitu banyak sudut yang bisa ditemukan jika kita mau menjelajah lebih jauh.

Saat akhirnya meninggalkan Pantai Pandawa, saya kembali melanjutkan perjalanan dengan perasaan puas.

Satu lagi destinasi telah menjadi bagian dari perjalanan solo traveling saya.

Namun saya tidak ingin perjalanan ini berhenti di sini.

Masih ada banyak tempat yang ingin saya datangi.

Masih ada jalan yang ingin saya lewati.

Dan mungkin, masih ada destinasi yang bahkan belum pernah saya dengar namanya.

Saya datang ke Bali tanpa rencana yang sempurna.

Tetapi semakin jauh saya berjalan, semakin banyak cerita yang saya temukan.

Dan perjalanan ini...

masih belum selesai.