pantai karang sanur


Solo Traveling ke Pantai Karang Sanur Bali

Setelah perjalanan panjang menuju Pantai Jemeluk di Amed, perjalanan solo traveling saya di Bali kembali membawa saya ke arah Sanur.

Kali ini saya ingin menikmati suasana yang berbeda.

Tujuan saya adalah Pantai Karang Sanur.

Saya kembali menyalakan motor dan memulai perjalanan.

Jalan demi jalan saya lewati.

Setelah sebelumnya menikmati suasana Amed yang tenang dengan pemandangan laut dan perahu-perahu tradisional, kini perjalanan membawa saya kembali ke kawasan Sanur.

Saya tidak terburu-buru.

Seperti biasa, saya menikmati perjalanan sambil sesekali melihat suasana di sepanjang jalan.

Setelah sampai di kawasan Sanur, saya mencari jalan menuju Pantai Karang.

Saya memarkir motor, kemudian berjalan menuju arah pantai.

Begitu sampai di tepi laut, suasananya langsung terasa begitu tenang.

Di depan saya terbentang laut.

Angin berhembus perlahan.

Dan suasana pesisir Sanur kembali membuat saya merasa nyaman.

Saya mulai berjalan menyusuri tepi pantai.

Pantai Karang memiliki suasana yang menurut saya cocok untuk menikmati perjalanan dengan santai.

Saya melihat beberapa orang berjalan, ada yang menikmati pemandangan, dan ada pula yang duduk bersantai di pinggir pantai.

Saya sendiri memilih berjalan lebih jauh.

Kamera saya keluarkan.

Beberapa momen mulai saya rekam.

Saya ingin mengabadikan suasana Sanur dari sudut pandang saya sendiri.

Bukan hanya pantainya, tetapi juga suasana pagi atau sore, jalan setapak, laut, perahu, dan aktivitas orang-orang yang berada di sekitar pantai.

Saya kemudian berhenti sejenak.

Memandang laut.

Setelah melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya, saya kembali merasakan ketenangan ketika berada di dekat laut.

Ada sesuatu yang sederhana dari duduk di pinggir pantai.

Kita tidak perlu melakukan banyak hal.

Cukup duduk.

Melihat air.

Mendengarkan angin.

Dan membiarkan pikiran beristirahat.

Saya kemudian melanjutkan berjalan.

Di beberapa bagian, saya bisa melihat suasana khas pesisir Sanur.

Perahu-perahu berada di sekitar pantai.

Laut terlihat tenang.

Dan suasana pagi atau sore terasa begitu santai.

Saya kembali mengambil kamera.

Kali ini saya mencoba mengabadikan perjalanan dengan lebih banyak video.

Karena bagi saya, perjalanan ini bukan hanya untuk dinikmati saat itu saja.

Saya ingin suatu hari nanti bisa melihat kembali rekaman ini dan mengingat bagaimana rasanya berjalan sendirian di Pantai Karang Sanur.

Saya berjalan semakin jauh.

Tidak ada tujuan tertentu.

Saya hanya mengikuti jalan setapak di tepi pantai.

Sesekali saya berhenti mengambil gambar.

Kemudian berjalan lagi.

Begitulah cara saya menikmati solo traveling.

Tidak selalu harus ada agenda.

Tidak selalu harus ada tempat wisata yang besar.

Kadang saya hanya ingin berjalan dan melihat apa yang ada di depan mata.

Saya kemudian duduk kembali.

Kali ini saya melihat ke arah horizon.

Saya mulai teringat semua perjalanan yang sudah saya lalui selama berada di Bali.

Dari Kuta.

Seminyak.

Gianyar.

Kanto Lampo.

Balangan.

Uluwatu.

Sanur.

Kemudian perjalanan panjang menuju Amed dan Pantai Jemeluk.

Sekarang saya kembali berada di Sanur.

Begitu banyak tempat.

Begitu banyak jalan.

Begitu banyak cerita.

Dan semuanya saya jalani seorang diri.

Semakin lama saya melakukan perjalanan seperti ini, semakin saya mengerti bahwa solo traveling bukan sekadar bepergian sendirian.

Ini adalah kesempatan untuk mengenal diri sendiri.

Untuk belajar menentukan pilihan.

Untuk belajar menikmati kesunyian.

Dan untuk menyadari bahwa kita sebenarnya bisa menikmati perjalanan meskipun tidak selalu ditemani orang lain.

Saya kembali berdiri.

Hari mulai semakin sore.

Cahaya matahari membuat permukaan laut terlihat berkilauan.

Saya berjalan perlahan sambil merekam beberapa gambar terakhir.

Pantai Karang Sanur terasa begitu sederhana.

Namun justru kesederhanaan itulah yang membuat saya nyaman.

Saya tidak perlu mencari sesuatu yang luar biasa.

Saya hanya ingin menikmati apa yang ada di depan saya.

Sebelum meninggalkan pantai, saya berhenti sekali lagi.

Saya memandang laut.

Angin menerpa wajah.

Saya tersenyum.

Dalam perjalanan ini, saya sudah belajar bahwa tidak semua tempat harus membuat kita terkejut.

Ada tempat yang cukup membuat kita tenang.

Dan bagi saya, Pantai Karang Sanur adalah salah satunya.

Saya kemudian berjalan kembali menuju tempat parkir.

Motor saya nyalakan.

Sebelum pergi, saya menoleh sekali lagi ke arah pantai.

Saya tahu perjalanan ini masih panjang.

Masih ada tempat yang belum saya kunjungi.

Masih ada jalan yang belum saya lewati.

Dan masih banyak cerita yang belum saya abadikan.

Saya pun kembali melanjutkan perjalanan.

Pantai Karang Sanur menjadi satu lagi titik dalam perjalanan Solo Traveling Alone saya di Bali.

Bukan tempat yang harus selalu ramai.

Bukan pula tempat yang harus penuh aktivitas.

Kadang sebuah pantai yang tenang sudah cukup untuk membuat perjalanan terasa lengkap.

Saya kembali melaju.

Meninggalkan Pantai Karang dengan satu kenangan baru.

Dan seperti biasa...

saya belum tahu ke mana jalan berikutnya akan membawa saya.

Yang saya tahu, saya akan terus berjalan.

Karena setiap perjalanan mempunyai cerita, dan setiap cerita selalu dimulai dari satu langkah berikutnya.

Perjalanan Solo Traveling Alone di Bali masih berlanjut...